blog ini dalam masa memperbaiki diri,, silahkan kasi kritik dan sarannya demi kemajuan kita bersama ^^ trus jangan lupa di follow ya,,

Selasa, 31 Mei 2011

Surat Kyuhyun kepada Hangeng


aku cuma mau ngeshare,,, dapet dr twitter @ neh,,, surat Kyu kepada Hangeng,,, sedih, siapkan tisu yah,,, 



Bagaimana kabarmu hyung? Apakah kau makan dengan baik? kau terlihat kurus sekarang bila dibandingkan dengan yg terakhir kulihat. Kau sudah 5thn lebih bersama kami, dan hampir 10thn bersama 11 hyung yg lain (dihitung waktu jadi trainee), jadi aku pikir kau pasti sudah terbiasa dengan makanan korea, dan begitu kau kembali ke cina, pasti semuanya sangat berbeda.
Hyung, apakah kau sudah melihat lagu baru kami, Bonamana? lagu itu sangat sukses, bahkan 2 kali mendapatkan juara 1 diMusic Bank, kami kembali mendapatkan kesuksesan waktu “U”, “Don't Don”,dan “Sorry Sorry” bukan ? Untuku,masing2 lagu itu memiliki makna tersendiri, yg pertama,“U” sangat penting dan berarti untukku, karena ini adalah lagu debutku sebagai salah satu member Super Junior. ketika kita pertamakali menampilkan “U”, semua orang khususnya Teukie hyung memberi semangat dan bilang gugup, krna aku sudah di anugrahi Tuhan suara yg bagus, tapi aku masih tidak percaya diri.
Sampai waktu kau hyung, yg mengatakan sesuatu padaku kata2 yg tidak akan pernah kulupakan, walaupun sudah 4thn sejak waktu itu, Apakah kau juga masih mengingatnya hyung?
"jangan terlalu banyak khawatir kyu, juga jangan gugup, aku yakin kau dapat melewati semuanya, aku sangat mengerti perasaanmu sekarang, karena dulu aku juga merasakan hal yg sama sepertimu sewaktu debut dengan 11 member lain, dan yakin kau akan lebih baik dari ku karena kau juga orang korea, sama seperti mereka (yg lain) jadi percaya dirilah. Cho Kyuhyun fighting!”


Minggu, 29 Mei 2011

Bruno Mars-Just The Way You Are,,



Oh her eyes, her eyes
Make the stars look like they're not shining
Her hair, her hair
Falls perfectly without her trying

She's so beautiful
And I tell her every day

Yeah I know, I know
When I compliment her
She wont believe me
And its so, its so
Sad to think she don't see what I see

But every time she asks me do I look okay
I say

When I see your face
There's not a thing that I would change
Cause you're amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you're amazing
Just the way you are

Kamis, 26 Mei 2011

Salah satu festival berbahaya di Jepang


Jepang merupakan Negara yang menyukai Festival. Berbagai festival itu hadir dalam berbagai cara, dengan menari, menyanyi, makan dan minum, atau berada di sekitar lingkungan dan menghirup sedikit udara segar. Sebagian besar festival terlihat aman-aman saja, tetapi ada juga festival yang berbahaya. Salah satunya ialah Onbashira Matsuri.
Onbatshira Matsuri dapat diterjemahkan secara harfiah sebagai “Pilar-pilar Terhormat”. Festival ini diadakan turun temurun dan tidak pernah terusik selama 1200 tahun. Festival berbahaya ini diadakan 6 tahun sekali di kuil suwa taisha di suwa shi, perfektur Nagano, pada tahun monyet dan harimau dalam shio china.
Festival ini terdiri dari tiga tahap, kiotoshi, yaitu meluncurkan batang pohon menuruni bukit, kawagoshi, yaitu menyebrangi sungai, dan tate Onbashira, yaitu mendirikan batang pohon di kuil.
Festival ini berlangsung selama dua bulan yaitu dari bulan April dan Mei.  Bagian Kiotoshi dan Kawagoshi berlangsung pada bulan April. Pada puncaknya 30-40 orang duduk di batang pohon sepanjang 17 meter, yang masing-masing bobot seberat lebih dari 10 ton dan meluncur menuruni gunung yang curam. Kematian dan cedera merupakan hal yang biasa dalam festival ini.
Pada bagian Tate Onbashira, batang pohon raksasa yang telah di tebang sebulan lalu diseret melewati kota menuju kuil Suwa Taisha.  Batang-batang pohon yang diluncurkan itu digunakan untuk membangun kuil Suwa Taisha. Dengan tujuan untuk memperbaharui daerah tersebut secara spiritual melalui dewa yang hidup di pepohonan.
Lebih dari 2 juta orang menghadiri festival ini pada tahun 2004. Festival ini terakhir diadakan pada bulan April 2010. Dan pasti akan diadakan lagi pada bulan April 2017.


          animonster 146 may 2011 dengan editan disana-sini.

Jumat, 20 Mei 2011

Super Junior - Bijin (美人)

setelah menunggu agak lama akhirnya suju bakal ngeluarin single baru di bulan juni di jepang, yang lagunya sendiri remake ulang lagu bonamana versi bahasa jepang,,, karena aku lebih dlu belajar bahasa jepang, aku lebih suka versi jepangnya,,, krn sedikit2 aku mengerti artinya,, hohohoho,,,, nggak sabar nunggu MVnya keluar neh,,,

Super Junior - Bijin (美人)

kirameku abunakena hitomi ga ii na
amakuchibiru ga ii na
Kigatsuite yo baby to my baby
Mabushi sugiru no sa (sa!)
Kimi ni mou muchuu
Tada unazuku dake no OK ga oishii na
Kimo no subete ga te ni haireba ii na
Kore kara saki ai ni kamerarete iru nara chitagau kara

Itsudatta ayashii egao de kusu kusu kusu
Oshiete yo mahou no Kiss Kiss Kiss
Kono mama jya kokoro ga kowarete shimau no no no

Bounce to you Bounce to you tomerarenai
Ima takanaru kodou ga tsukisaseru
break it down to you down to you tomerarenai
Kimi dake shika mou iranai sa

Selasa, 17 Mei 2011

Angela Aki - Tegami ~Haikei Juugo No Kimi E~

Haikei kono tegami yondeiru anata wa
Doko de nani wo shiteiru no darou

Juugo no boku ni wa dare ni mo hanasenai
Nayami no tane ga aru no desu

Mirai no jibun ni atete kaku tegami nara
Kitto sunao ni uchiake rareru darou

Ima makesou de nakisou de
Kieteshimaisou na boku wa
Dare no kotoba wo
Shinji arukeba ii no?
Hitotsu shika nai kono mune ga nando mo barabara ni warete
Kurushii naka de ima wo ikiteiru
Ima wo ikiteiru

Haikei arigatou juugo no anata ni
Tsutaetai koto ga aru no desu
Jibun to wa nani de doko e mukau beki ka
Toitsu dzukereeba mietekuru

Areta seishun no umi wa kibishii keredo
Asu no kishibe e to yume no fune yo susume

Ima makenai de nakanai de
Kieteshimaisou na toki wa
Jibun no koe wo shinjiaru keba ii no?
Otona no boku mo kizutsuite
Nemurenai yoru wa aru kedo
Nigakute amai ima ikiteiru

Jinsei no subete ni imi ga aru kara
Osorezu ni anata no yume wo sodatete
La la la, la la la, la la la
Keep on believing
La la la, la la la, la la la
Keep on believing, keep on believing, keep on believing

Makesou de nakisou de
Kieteshimaisou na boku wa
Dare no kotoba wo shinji arukeba ii no?
Aa Makenai de nakanai de
Kieteshimaisou na toki wa
Jibun no koe wo shinjiarukeba ii no
Itsu no jidai mo kanashimi mo
Sakete wa torenai keredo
Egao wo misete ima wo ikite yukou
Ima wo ikite yukou

Haikei kono tegami yondeiru anata ga
Shiawase na koto wo negaimasu...

Sabtu, 14 Mei 2011

Letter of Iwo Jima

 

  • Movie: Letters from Iwo Jima
  • Romaji:
  • Japanese: 硫黄島からの手紙
  • Director: Clint Eastwood
  • Writer: Iris Yamashita, Paul Haggis
  • Producer:
  • Cinematography:
  • Release Date: December 9, 2006
  • Runtime: 141 min.
  • Language: English, Japanese
  • Country: USA

R E S E N S I [Indonesian]
Sang komandan mengepulkan asap rokoknya. Matanya tajam menatap ke dinding gua yang berkerut-kerut. Ia baru saja memberi perintah kepada unit kecil di bawahnya untuk bunuh diri.
Mereka berlima berdiri dalam lingkaran kecil. Satu per satu menjalani ritual itu: menggigit, melepaskan picu granat, seraya menempelkan benda itu di atas kepala yang bertopi waja. Ledakan mengguncang, tapi itu lantas menjadi tidak penting. Yang meledak di benak para serdadu itu lebih mengoyak. Giliran kelima jatuh pada seorang serdadu; tubuhnya agak gemuk, tangan kirinya memegang potret keluarganya. Napasnya memburu, air matanya bercucuran. Ia mengucapkan sesuatu yang parau dan mungkin juga bukan kata-kata sebelum akhirnya ia mencabut picu dengan tangan kanannya.
Jiwa lebih mulia daripada tubuh, dan segalanya mesti berakhir pada satu titik: ibu pertiwi. Sekalipun tanpa bayangan tentang nirwana yang menunggu di balik kematian itu.
Letters from Iwo Jima adalah film yang menyidik—lebih tepatnya menggali—yang bersembunyi dalam pikiran para serdadu itu. Para serdadu Jepang yang mustahil melepaskan diri dari dua hal yang menjepit mereka di medan terakhir Perang Dunia II, Iwo Jima: kalah dan mati. Sebuah film yang mencoba menangkap apa yang selama ini luput dari eksplorasi film-film perang lainnya, termasuk Saving Private Ryan-nya Steven Spielberg. Clint Eastwood, sutradara Letters from Iwo Jima, mengawali semua ini dengan penemuan bongkahan surat-surat para serdadu Jepang yang tidak pernah terkirim di kedalaman gua terowongan Iwo Jima.
Rekonstruksi terjadi dan Eastwood bukan hanya menemukan sejarah abad ke-20. Satu per satu muncullah karakter manusia. Aneka karakter yang pada akhirnya menunjukkan bahwa serdadu Jepang bukanlah spesies homogen yang akan berteriak Tenno Heika Banzai! sebelum kematiannnya. Ada Jenderal Tadamichi Kuribayashi, pucuk komando tertinggi—dimainkan Ken Watanabe yang tetap mengesankan. Kemudian, Baron Nishi, atlet berkuda kebanggaan Jepang—diperankan dengan baik oleh aktor Tsuyoshi Ihara. Satu lagi, Saigo yang luar biasa, juru masak tentara Jepang yang diperankan Kazunari Ninomiya.
Letters from Iwo Jima memperlihatkan Saigo, sosok yang seolah dijentikkan oleh tangan Negara ke dalam lubang tanpa masa depan, Iwo Jima. Saigo skeptis terhadap segalanya. Ia beranggapan sebaiknya Iwo Jima diberikan saja kepada Amerika. Gratis. Toh, pulau itu tak punya sesuatu yang pantas dipertahankan. Saigo, dalam malam-malam yang panas di gua persembunyian pasukan Jepang, menulis surat untuk putranya yang telah lahir tapi belum pernah dilihatnya. Obsesinya tunggal: pulang ke rumah, hidup tenteram bersama istri dan anaknya.
Namun, sejarah yang sedang pasang itu tentu saja tidak terlalu hirau dengan individu-individu seperti Saigo, Kuribayashi, Nishi, dan ribuan serdadu Jepang lainnya di satu pihak, dan serdadu Amerika yang jumlahnya lima kali lipat di pihak lain. Eastwood tidak langsung menunjukkan betapa absurdnya perang itu. Ia menghindari cara-cara pengungkapan verbal. Kameranya tak menyorot pemandangan horor setelah adegan bunuh diri di atas. Ia berbicara melalui bahasanya: musik yang hampir selalu lirih, warna yang mendekati monokrom, nyaris hitam-putih. Tak ada yang cerah dalam perang itu.
Clint Eastwood kini 76 tahun. Rambutnya telah putih, ia telah berjalan jauh. Dalam Flags of Our Fathers, ”kembaran” film ini, ia memperlihatkan betapa epos berpijak di atas suatu manipulasi sejarah Amerika. Dalam Letters from Iwo Jima, ia membuat pernyataan moral tanpa menyatakannya jelas-jelas.
Cast:
 sumber: http://www.thehack3r.com/2010/01/letter-from-iwo-jima.html#ixzz18XT4mMM2