blog ini dalam masa memperbaiki diri,, silahkan kasi kritik dan sarannya demi kemajuan kita bersama ^^ trus jangan lupa di follow ya,,

Rabu, 12 Juni 2013

When you don't know what will you write on the Test Paper

Salah satu beban kita sewaktu kita sekolah dahulu adalah saat kita menghadapi Ujian. Tidak hanya muridnya mungkin yang menjawab seperti itu, guru juga memiliki beban tersendiri. Bahkan mungkin lebih berat dr murid-murid itu sendiri. aku juga begitu, aku bisa berkutat bermalam-malam untuk memeriksa soal-soal ujian, menulis soal-soal ujian, merencanakan studi untuk esok hari,, belom lagi membuat score-score untuk nilai di ujian. ribet dan ga mungkin selesai dalam semalam.

seperti malam ini juga, saat aku memeriksa soal-soal ujian anak muridku, setress ditambah lagi, kenapa banyak soal-soal yang tidak dijawab, bahkan tidak diisi sama sekali,, namun ada beberapa hal menghibur dan lucu yg aku lihat di kertas2 soal anak muridku,, seperti gambar dibawah ini

0878 (lainnya kapan")

soal disamping pertanyaaanya adalah 
Q: nomor hpmu berapa?
A: _______________________<<< seharusnya di isi dengan angkanya dan cara penyebutannya dalam bahasa jepang.

namun, krn mungkin takut dikerjai, salah satu muridku menjawab seperti disamping 0878 (lainnya kapan2) :D dan lucunya, ada dua murid yang jawabannya sama, kelihatan banget nyonteknya :D




dan ada pula beberapa murid yang meminta maap karena tidak dapat menjawab soal dengan benar, dan mereka memberi pesan pesan cinta dalam soal mereka seperti dua kertas jawaban murid-ku ini :


sorry senshe :-(
mungkin kalau dia meminta maap dalam bahasa jepang, aku beri nilai tambah, tapi lihatlah,, memanggil nama sensei dengan sebutan senshe aja itu udah salah,,, :D mau ketawa atau marah ini lihatnya :D


lain halnya dengan kertas jawaban dibawah ini,, dia memohon bantuan bahkan mengatakan gak papa kalo mau diremedial,, yah dia sudah pasrah dengan nilai nya :D , jd bingung, mau kasi nilai kasihan apa nilai yang sebenarnya :D
mohon bantuannya sensei, kalau mau diremedia gak papa :(
















yah,, beberapa kelucuan kelucuan itu cukup membuat setresku berkurang,, bahkan aku tertawa melihatnya,, betapa mereka berusaha menjawab soal itu meskipun dengan jawaban yg tidak sesuai,,

apakah dulu kalian seperti itu? kalau aku, ya,, aku juga lebih kocak dr murid-muridku,, bahkan aku pernah menjawab soal dengan jawaban "maap,pak, saya tadi malam tidak belajar, terserah bapak kasi nilai berapa", dan aku lupa aku akhirnya lulus apa nggak di mata pelajaran itu :D

2 komentar: